Pacar gua salah satu mahasiswi di malang, tapi dia tetep stay dibekasi dan ngekos disana. Dan hari ini hari terakhir dia liburan semester di Bekasi, besok dia harus balik ke malang. Mungkin ini bakal sedikit panjang.
Gua mengagumi pacar gua, gua bahagia bisa jadi bagian dari dia. Tapi sumpah demi apapun gua masih ngerasa kurang mengenal dia sekalipun kita udah pacaran kurang lebih 1 set tahun. Gua ngga tau emang hidup dia yang segitu simplenya atau emang dia yang tertutup sama gua atau emang gua yang selalu merasa kurang. Tapi normal ngga sih saat kita punya hubungan spesial yang sudah cukup lumayan lama, tapi kita stuck dikegiatan yang gitu gitu aja. Malem mingguan, makan bareng, nonton, jalan. Bukan maksud gua meminta lebih jauh, tapi menurut gua seharusnya seseorang itu mencintai pasangannya dan dunianya. Jujur kalo kamu baca ini, aku mau lihat apa yang kamu lihat, aku mau denger apa yang kamu denger, aku mau tau dengan siapa kamu nyaman. Ngobrol. Curhatin aku. Aku mau tau, karena aku mau mencintai kamu bukan cuma mengagumi kamu.
Gua ngerasa seperti dikotak-kotakan dalam hubungan. kita ya kita, aku dan kamu. Kami ya kami, aku dan dunia aku. Kalian ya kalian, kamu dan dunia kamu. Lebih nyaman ngga sih saat kita kenal dengan siapa pasangan kita ngobrol, jalan, apalagi disini konteks gua bukan ingin mengekang dia tapi ingin lebih mencintai dunia dia.
Gua ngerasain banget dampak dari pengotak ngotakan ini, gua "maaf" berasa dimanfaatin. Karena bisa aja dong ternyata dia bersikap yang sama ke cowok lain di luar kotak "kita". Dan jujur saat gua sendirian, suka kepikiran hal negatif sama kegiatan dia dikampus, Kegiatan dia sama handphone. Karena FYI, dia bukan seseorang yang aktif di medsos tapi dia juga ngga bisa lepas dari HPnya. Gila, dijaman seramai ini. Wajar ngga sih seseorang ngga bisa lepas dari HPnya tapi dia ngga aktif dimedsos / media lain. Ada hal apa atau mungkin ada siapa di HPnya. Dan karena ketidak aktifan dia dimedsos gua juga semakin sulit mengenal dunia dia. Dia dimana, sama siapa aja, gua ngerasa ditemboki apalagi mulai besok ada jarak yang amat teramat jauh. Bekasi - Malang.
Iya itu tadi keresahan aku ke kamu. Dan ini kejujuran aku, aku bertahan sama kamu bukan karena kamu kaya dan pewaris tunggal. Bukan.
Aku tetep sama kamu sebagai diri aku yang cuek, baper, egois, kadang suka lebih galak. Karena satu hal. Sampai saat ini, terlepas dari pendapat negatif aku ke kamu. Cuma mata kamu yang bisa bikin aku lupain semua beban aku, capenya aku, mumetnya aku, betenya aku. Cuma kamu
No comments:
Post a Comment